Jenis Asuransi yang Ada di Indonesia yang Penting untuk Kamu Tahu

Ada beberapa jenis asuransi di Indonesia, yang mungkin belum semuanya kamu ketahui. Ini juga karena kaitannya dengan masih minimnya kesadaran masyakarat di Indonesia akan pentingnya asuransi. Bahkan dalam satu survei ada fakta menyebutkan, bahwa dari 10 orang produktif di Indonesia, hanya 2 di antaranya yang sudah mempunyai asuransi jiwa.

Hmmm ... memprihatinkan ya?

Bagaimana dengan kamu? Sudah memiliki asuransi belum? Setidaknya 2 asuransi yang paling penting: asuransi kesehatan dan asuransi jiwa? Belum?

Ya, kalau begitu, ini saatnya kamu mulai mempertimbangkannya. Tetapi, sebelum itu, ada baiknya kamu mengenal dulu beberapa jenis asuransi yang ada di Indonesia, sehingga kamu bisa memetakan kebutuhanmu. Pasalnya, semua tetap saja kembali ke kebutuhan masing-masing, ya kan? Demikian juga dengan asuransi.

Pengertian Asuransi

Namun, sebelumnya, kamu sudah tahu belum apa itu asuransi sebenarnya?

Kalau menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, asuransi artinya pertanggungan (perjanjian antara dua pihak, pihak yang satu berkewajiban membayar iuran dan pihak yang lain berkewajiban memberikan jaminan sepenuhnya kepada pembayar iuran apabila terjadi sesuatu yang menimpa pihak pertama atau barang miliknya sesuai dengan perjanjian yang dibuat)

Kalau disadur berarti, asuransi adalah suatu kontrak antara dua pihak, dengan satu di antaranya sebagai tertanggung yang akan menerima perlindungan atau penggantian kerugian secara finansial jika terjadi sesuatu dari pihak yang lain, dalam bentuk premi yang dibayarkan oleh pihak tertanggung secara rutin kepada pihak penanggung risiko.

Hal yang ditanggung risiko finansialnya enggak hanya personal tetapi juga bisa barang milik pribadi dan semua yang memiliki risiko besar, mulai dari rumah, kendaraan, harta-harta lain, bahkan banyak penyanyi yang mengasuransikan pita suaranya.

Dari pengertian ini, lantas bisa dipahami bahwa kalau mau membeli polis asuransi maka harus disesuaikan dengan kebutuhan kita.

3 Jenis Asuransi di Indonesia

Di Indonesia, dikenal 3 kelompok besar jenis asuransi. Mari kita lihat satu per satu.

1. Asuransi Jiwa Murni

Memangnya ada jenis asuransi jiwa tidak murni? Ada, yaitu asuransi jiwa yang dikombinasikan dengan investasi. Tapi, di sini kita akan bahas yang murni saja dulu ya.

Jenis asuransi ini sangat penting dimiliki oleh mereka yang merupakan tulang punggung keluarga, atau mereka yang menjadi tempat bergantung hidup orang lain. Dengan adanya asuransi jiwa murni, ketika ada apa-apa yang terjadi pada pihak tertanggung, maka orang-orang yang menggantungkan hidupnya pada pihak tertanggung akan terlindungi dari risiko kehilangan biaya hidup.

Kalau kamu menonton drama Korea Itaewon Class, kamu bisa melihat bahwa ayah dari tokoh utama memiliki asuransi jiwa murni ini, sehingga ketika dia meninggalkan si tokoh utama, si tokoh utama mendapatkan santunan yang jumlahnya bisa dipakai untuk modal bisnis.

Begitulah ilustrasi asuransi jiwa murni.

Ada beberapa jenis asuransi jiwa murni, yaitu:

  • Term life insurance, atau asuransi jiwa berjangka, yaitu asuransi perlindungan dalam jangka waktu tertentu (antara 5 - 20 tahun), dengan harga premi terjangkau dan tetap. Saat kontrak berakhir, uang premi yang sudah disetorkan tidak kembali jika tidak ada klaim.
  • Whole life insurance, atau asuransi seumur hidup, yaitu asuransi perlindungan risiko yang terjadi pada seseorang dan berlaku seumur hidupnya (dengan batasan usia 100 tahun). Harga preminya jauh lebih mahal ketimbang term life insurance, tetapi pemegang polis bisa mendapatkan sejumlah uang tunai setelah beberapa waktu setoran yang kemudian bisa dipakai lagi untuk membayar premi. Uang pertanggungan akan dikembalikan seutuhnya ketika tidak ada klaim sepanjang kontrak berjalan.
  • Endowment insurance, atau asuransi dwiguna. Seperti namanya, fungsi jenis asuransi ini ada dua, yaitu sebagai perlindungan dan sebagai tabungan.


Nah, buat kamu yang sekarang sudah punya asuransi jiwa, jenis asuransi yang mana yang kamu miliki?

2.Asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan wajib banget dimiliki oleh semua orang, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, dari para CEO sampai karyawan terendah, dari bilioner sampai yang misqueen papa.

Asuransi kesehatan dapat melindungi kamu dari risiko finansial akibat penyakit atau hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan lainnya. Buat kamu, para karyawan, perusahaan tempat kamu bekerja berkewajiban untuk mengikutsertakan kamu dalam program BPJS Kesehatan. Buat kamu yang tidak bekerja di perusahaan, kamu wajib mendaftarkan dirimu sendiri di program BPJS Kesehatan mandiri, atau bisa juga di asuransi kesehatan swasta lain. Cek dan sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuanmu.

Ada beberapa jenis asuransi kesehatan yang ada di Indonesia, yaitu:

  • Berdasarkan perawatan: asuransi untuk rawat inap dan rawat jalan.
  • Berdasarkan metode pembayaran: cashless dan reimbursement.
  • Berdasarkan pengelola: asuransi yang dikelola oleh pemerintah dan swasta.
  • Berdasarkan biaya yang ditanggung: tanggungan total dan tanggungan tertinggi.
  • Berdasarkan pihak tertanggung: kolektif dan pribadi.

Ada banyak memang. Bingung ya? Jangan bingung. Cermati polisnya, dan pelajari coverage asuransi kesehatan kamu sampai di mana, metode pembayarannya bagaimana, dan sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuanmu.

3. Asuransi umum

Selain kedua jenis asuransi terpenting di atas, ada pula asuransi lain yang juga bisa kamu miliki, yang tentunya harus kamu sesuaikan dengan kebutuhanmu. Enggak semua harus diasuransikan kok. Hanya beberapa hal yang memiliki risiko besar, dan bisa memengaruhi hidupmu ke depannya saja yang perlu.

Beberapa jenis asuransi umum itu adalah:

  • Asuransi kendaraan: Biasanya untuk mobil atau kendaraan operasional lain yang penggunaannya dan biaya risikonya tinggi. Untuk mobil, ada jenis asuransi total loss only, ada pula asuransi all risk. Biasanya, kalau kamu beli mobil dengan cara kredit, maka mobil barumu secara otomatis akan diikutkan dalam jenis asuransi all risk ini.
  • Asuransi kecelakaan diri, yang akan menanggung risiko finansial yang diakibatkan oleh terjadinya kecelakaan, hingga mengakibatkan meninggal, cacat seumur hidup, sekaligus memberikan santunan untuk kerugian kendaraan. Premi asuransi ini sangat murah, bahkan ada yang bisa dibayar melalui gerai minimarket. Jika kamu adalah pekerja, asuransi ini mungkin sudah kamu dapatkan jika kamu sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.
  • Asuransi properti, yang akan memberikan perlindungan terhadap risiko kerugian yang terjadi pada properti. Misalnya, sebuah perusahaan ada baiknya mengasuransikan gudang logistiknya, sehingga jika sewaktu-waktu terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak asuransi dapat meng-cover kerugian yang terjadi. Risiko yang dicover biasanya yang disebabkan oleh FLEXAS, yaitu fire, lightning, explosion, aircraft impact, dan smoke. Bencana alam seperti gempa dan banjir juga bisa dicover tetapi sebagai asuransi tambahan.
  • Asuransi perjalanan, yang merupakan jenis asuransi yang biasanya dimiliki oleh mereka yang gemar bepergian. Risiko yang dilindungi misalnya seperti hilangnya tas kita, atau ketika tiba-tiba sakit di negara orang, atau saat terjadi kecelakaan.
  • Asuransi bisnis, yang merupakan jenis asuransi yang biasanya dimiliki oleh bisnis atau perusahaan, yang memberikan perlindungan terhadap risiko yang terjadi pada aset-aset bisnis hingga karyawannya.

Selain 3 jenis asuransi umum di atas, juga ada jenis asuransi untuk melindungi seseorang dari risiko menjadi cacat. Namanya asuransi disabilitas, yang penting dimiliki oleh mereka yang bekerja dengan risiko pekerjaan yang tinggi.

Juga ada jenis asuransi kelautan (untuk semua risiko yang terjadi dalam aktivitas di laut) hingga asuransi kredit.

Wah, ternyata banyak juga ya jenis asuransi yang ada di Indonesia. Itu belum termasuk beberapa asuransi yang sebenarnya prinsipnya sama tetapi diberi nama berbeda oleh perusahaan asuransinya, yang disesuaikan dengan tujuan calon nasabah agar mereka mau membeli polisnya.

Jadi, bagaimana dengan kamu? Setidaknya, semoga, kamu sudah punya dua asuransi penting pertama, yaitu asuransi kesehatan dan asuransi jiwa. Jenis asuransi lain bisa kamu sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuanmu.

Other Blogs