Cara Investasi Reksa Dana yang Tepat Agar Tujuan Keuanganmu Segera Tercapai

Kalau dipikir-pikir, cara investasi reksa dana ini mudah banget buat pemula. Investasi ini adalah titik start yang tepat deh buat kamu, kalau kamu memang baru dalam tahap “belajar investasi”.

Mengapa begitu? Karena kamu akan dibantu oleh manajer investasi yang berpengalaman--ya tentunya, tak lepas dari ketepatan dalam memilih sih ya. Tapi, meski dibantu manajer investasi, bukan berarti kamu lantas mager. Justru karena dikelola oleh pihak lain yang lebih pinter, maka kita pun harus belajar dari situ.

So, gimana? Mau mulai investasi reksa dana sekarang? Beneran deh, gampang caranya. Mari kita lihat step by step di artikel ini ya. Bohong kalau setelah membaca artikel ini, kamu enggak mendapat gambaran cara investasi reksa dana sama sekali deh.

So, ikuti sampai selesai yak.

Cara Investasi Reksa Dana yang Tepat untuk Pemula

1. Tentukan tujuan investasimu

Layaknya kalau kita mau bepergian ke suatu tempat, maka sebelum berangkat, kita akan menentukan tujuan dulu mau ke mana. 

Begitu juga cara investasi reksa dana yang tepat. Pertama, tentukan dulu ke mana tujuanmu. Dengan tujuan yang jelas, kamu nantinya akan lebih mudah mengatur rencana investasimu, serta tahu kapan dan bagaimana harus mengatasi hambatan yang bakalan ada.

Ada banyak tujuan keuangan yang bisa kamu capai dengan reksa dana. Kamu bisa sesuaikan dengan kondisimu saat ini.

2. Pilih sekuritas atau manajer investasi

Reksa dana adalah upaya untuk menghimpun dana dari masyarakat investor, dan kemudian dikelola oleh pihak manajer investasi, dialokasikan ke instrumen-instrumen investasi sesuai amanah dari para investor tersebut.

Boleh dibilang, reksa dana ini investasi “patungan”.

So, pemilihan manajer investasi yang sesuai dengan visi dan misi investasimu adalah krusial. Tapi, bagaimana cara memilih manajer investasi yang cocok? Kamu bisa melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Pastikan manajer investasi yang kamu incar memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan, atau OJK. Hati-hati pada mereka yang enggak mengantongi izin.
  • Telusuri rekam jejaknya. Bagaimana caranya? Google dan media sosial adalah senjatanya. Gugling saja nama perusahaan sekuritasnya, dan lihat apakah pernah terlibat kasus yang serius. Begitu juga di media sosial, kepoin akunnya. Adakah komplain ini itu yang pernah mampir? Seberapa serius?

So, take your time di bagian ini. 

3.Buat akun

Cara investasi reksa dana sekarang cukup mudah, thanks to perkembangan teknologi yang begitu pesat. Sudah enggak perlu jauh-jauh datang ke perusahaan sekuritas untuk buka akun.

Tinggal ambil smartphone, lalu instal aplikasi mobile-nya saja. Iya, ini juga seharusnya menjadi salah satu pertimbanganmu ketika memilih manajer investasi; pilihlah yang mempunyai aplikasi mobile, karena inilah cara investasi reksa dana termudah sekarang ini.

Dalam membuat akun, masing-masing perusahaan biasanya punya persyaratan sesuai kebijakan mereka sendiri. Jadi, cermati dan ikuti saja. Ada yang cukup dengan foto identitas diri, ada yang memintamu untuk selfie dengan memegang identitas diri. Ada yang meminta foto buku tabungan juga, dan seterusnya.

Cermati juga ketentuannya. Misalnya, berapa komisi yang mereka minta dari setiap transaksi. Ini penting, karena akan memengaruhi nilai aktiva bersihmu nantinya.

Biasanya setelah kamu berhasil membuka akun, maka selanjutnya akan ada proses verifikasi. Proses ini juga berbeda antara satu perusahaan sekuritas dengan yang lainnya. Jadi, ya, ikuti saja prosedurnya sampai selesai.

Biasanya sih enggak butuh waktu lama, kamu sudah mulai bisa bertransaksi.

4. Pahami profil risiko

Ada aplikasi reksa dana yang akan memberimu kuesioner untuk dijawab ketika pertama kalinya kamu membuka akun. Kuesioner ini akan memberikan penilaian, kamu termasuk investor dengan profil risiko yang mana: konvensional, moderat, ataukah agresif.

Ini terkait dengan produk investasi reksa dana yang nanti kamu pilih. Jika profilmu konvensional, maka reksa dana yang cocok adalah reksa dana yang porsinya lebih banyak di pasar uang. Jika kamu termasuk cukup toleran terhadap risiko tinggi, maka porsinya akan lebih banyak di instrumen pasar modal.

Jikapun enggak ada kuesioner, ada baiknya kamu mengenali dirimu sendiri. Jangan meremehkan karakter diri sendiri loh. Salah pilih instrumen, bisa berakibat gagalnya tujuan keuanganmu.

5. Kenali jenis-jenis reksa dana

Ada 4 jenis reksa dana yang bisa dipilih, yaitu reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, dan reksa dana campuran.

Apa dan bagaimana karakternya masing-masing? Nah, bakalan panjang sih kalau mau dijelaskan. Tunggu saja artikelnya ya, kita akan bahas satu per satu secara mendetail dalam beberapa hari ke depan. 

Stay tuned di Value!

6. Topup sesuai rencana

Cara investasi reksa dana terbaik yang bisa kamu lakukan adalah dengan autodebet tabungan atau rekening gaji. Sehingga dengan demikian, “mau tak mau” kamu akan berinvestasi sesuai jatah yang sudah direncanakan.

Coba cari informasi ya, apakah hal ini memungkinkan di aplikasi tempat kamu berinvestasi reksa dana sekarang. Jika ya, enggak ada salahnya dimanfaatkan.

Kalaupun enggak ada (atau mungkin kamu memang memilih untuk tidak autodebet), maka kamu sebaiknya punya rutinitas investasi yang bisa kamu sesuaikan sendiri dengan kemampuan dan kondisimu.

Misalnya, setiap tanggal 25 kamu terima gaji, maka setiap tanggal 1 bulan berikutnya, kamu akan topup reksa dana Rp1 juta. Ini contoh saja, kamu bisa ubah angka-angkanya sesuai kondisimu.
Membangun rutinitas investasi seperti ini akan membuatmu terbiasa menyisihkan dana di awal, dan ini akan bagus untuk kesehatan keuanganmu.

7. Konsisten

Yes, last but not least, cara investasi reksa dana yang paling susah mungkin yang terakhir ini sih. Konsisten.

Apalagi jika kamu ternyata enggak memulai investasimu dengan suatu tujuan yang kuat dan realistis. Wah, yakin deh, bakalan banyak tersendat di tengah jalan.

So, salah satu fungsi memiliki tujuan investasi ya ini nih; agar bisa konsisten sampai tujuan tercapai.


Itu dia step by step cara investasi reksa dana yang paling mudah buatmu, para investor pemula. See? Beneran mudah kan? Ya apalagi sekarang, ketika teknologi sudah mendukung sedemikian rupa. Sayang banget kalau enggak dimanfaatkan secara optimal.

So, mau mulai investasi reksa danamu sekarang? Good luck!