5 Alasan Investasi yang Enggak Boleh Kamu Tunda Lagi

Namanya hidup, kita akan selalu punya keinginan dan kebutuhan yang banyak. Namanya hidup, kita juga perlu berusaha. Kita punya keinginan, cita-cita, mimpi, yang kemudian menjadi tujuan keuangan. Terus, apakah cukup hanya menunggu keinginan itu terwujud dengan sendirinya? Enggak. Mesti diupayakan. Nah, salah satunya adalah dengan investasi. Inilah alasan investasi yang sebenarnya.
Memangnya nggak cukup dengan apa yang ada?

Ya, kalau kamu tipe orang yang memang’nrimo’ ya enggak apa juga. Tetapi, ada baiknya kita berusaha supaya hidup kita ada peningkatan dari tahun ke tahun. Ya, masa sih mau gini-gini aja terus? Insecure, tahu nggak sih?

Nah, ada niat, maka pasti ada jalan. Niat mau hidup lebih baik, ya harus dibarengi usaha lebih keras. Tapi tenang, investasi bisa membantu. Mari kita lihat beberapa alasan investasi yang seharusnya membuatmu enggak menunda lagi berikut ini.

5 Alasan Investasi yang (Semoga) Bisa Membuat Kamu Tidak Menunda Lagi

1.Inflasi

Inflasi itu nyata. Kamu pasti juga sudah tahu akan hal ini. Sepaket ayam goreng dan nasi, 30 tahun yang lalu, hanya seharga Rp2.000 , sudah terdiri atas 2 ayam goreng, 1 kantong kentang goreng, plus minuman soda. Sekarang?

Inilah bukti nyata akan inflasi. Dan, inilah alasan investasi yang terbesar.

Kalau mau penerapannya sekarang, terus kayak apa. Ya, misalnya saja biaya sekolah (contoh paling gampang). Sekarang untuk masuk universitas swasta di kawasan Jakarta, kamu butuh Rp100 juta. Sepuluh tahun lagi, dengan memperhitungkan inflasi, kamu harus menyediakan uang sebesar Rp500 juta hanya untuk uang pangkal atau uang gedung saja.

Inflasi itu nyata. Setiap tahunnya, naik antara 2 - 5%. Tahun 2019, tingkat inflasi Indonesia adalah yang terendah sejak 10 tahun terakhir, yaitu 3,02%. So, misalnya kamu pengin membangun dana pendidikan untuk anak 10 tahun lagi, kalau tanpa investasi--hanya dengan menabung saja--targetmu tidak akan tercapai karena ada inflasi yang mengiringi. Suku bunga tabungan tidak akan bisa menahan laju inflasi.

2.Memecahkan masalah keuangan di masa depan

Balik lagi ke contoh penyiapan dana pendidikan. Tanpa investasi, kita akan sulit mencapai target dananya. Jika dana tidak tercapai, apa konsekuensinya? Ya, kita akan menghadapi masalah keuangan. Nggak cukup duitnya buat masuk universitas, yang akhirnya berakibat tertundanya pendidikan, atau harus merelakan cita-cita untuk masuk ke universitas incaran lepas.

Contoh kedua, dana pensiun. Saat kita tidak berpenghasilan nanti, kita pasti masih butuh support untuk hidup; makanan, tempat tinggal, pemeliharaan kesehatan, dan seterusnya. Tanpa ditunjang dengan investasi, mustahil kita bisa mempersiapkan dana pensiun dengan baik. Akibatnya, sudah bisa dibayangkan, kita mungkin akan kesulitan di masa pensiun. Paling-paling, kita akan membebani anak kita, dan menjadikannya penerus generasi sandwich. Oh no!

3.Mencapai kebebasan finansial

Siapa sih yang enggak mau merasakan kebebasan finansial? Kamu pasti mau kan? Ini dia juga yang menjadi alasan investasi kita.

Bebas finansial berarti bahwa kita bebas dari berbagai beban keuangan, bebas utang, cukup tabungan, dengan rasio-rasio keuangan yang sehat, dan bahkan kemudian bisa memenuhi kebutuhan hidup bahkan tanpa harus bekerja secara aktif lagi.

Prosesnya tentu enggak singkat dan mudah. Tetapi, dengan investasi, tujuan keuangan ini bisa diwujudkan dengan segera.

4.Persiapan pensiun sejahtera

Iya, meski nanti kita sudah tak produktif lagi, tak bisa bekerja dengan lincah dan energik lagi seperti sekarang, tetapi kita harus menjadi lansia mandiri. Pensiunan yang bisa mencukupi kebutuhan diri sendiri.

Ingat, masalah kesehatan akan menjadi masalah utama hidup kita di masa tua, biasanya. Pun kebutuhan hidup yang lain yang juga tak kalah pentingnya. Tak produktif dan tak bisa bekerja lagi itu artinya kita harus bisa hidup dengan uang simpanan yang sudah kita kumpulkan selama masih bekerja.

So, inilah salah satu alasan investasi yang tak boleh ditunda lagi. Semakin cepat kita investasi untuk dana pensiun, akan lebih baik, karena berarti kita enggak harus menyisihkan dana terlalu besar jumlahnya dibandingkan jika kita harus pensiun 5 tahun lagi.

Dan, pastinya kamu mau dong, bisa hidup sejahtera di masa pensiunmu. Masih bisa tinggal di rumah yang asri, masih bisa makan makanan yang layak, dan tidur di kasur yang empuk. Ya kan?

5.Tambahan penghasilan

Oke, mungkin selama ini kita bekerja sudah cukup keras. Gaji besar, bonus lumayan, insentif ada. Sebagian orang mungkin sudah merasa cukup. Tetapi, kalau bisa mendapatkan tambahan penghasilan tentu akan lebih baik. Karena dengan adanya tambahan penghasilan, tujuan keuangan kita--apa pun itu--bisa diwujudkan lebih cepat; KPR bisa segera lunas, karena kita enggak pernah menunggak, dana pendidikan dan dana pensiun cepat tercapai targetnya, sehingga mengurangi beban keuangan, dan seterusnya.

Investasi bisa memberikan penghasilan aktif, meski kita pasif. Inilah inti dari aset aktif.

Nah, bagaimana? Dengan diulasnya 5 alasan investasi di atas, semoga sekarang kamu sudah semakin yakin mau mulai berinvestasi?

Eits, tapi mulai investasi juga ada tahapannya lo! Yang pertama, kamu harus kenalan dulu dengan berbagai jenisnya. Namun, hal ini tidak akan kita bahas sekarang, tetapi kita ulas di artikel berikutnya.

Stay tuned!