Seluk Beluk tentang Surat Utang Negara yang Perlu Diketahui oleh Investor Pemula

Sudah ikutan beli ORI017 yang baru saja diluncurkan Senin lalu? Selamat! Kamu baru saja bergabung menjadi investor negara! ORI017 adalah salah satu bentuk surat utang negara, yang bisa banget menjadi salah satu instrumen investasi bagi investor pemula.

Nah, buat kamu yang masih belum dapat gambaran surat utang, kita akan bahas lengkap kali ini ya.

Apa Itu Surat Utang Negara?

Surat Utang Negara adalah satu bentuk surat berharga yang diterbitkan oleh pemerintah yang berisi pengakuan utang terhadap investor akan sejumlah uang, dan akan dibayar oleh pemerintah berikut bunganya sesuai masa jatuh temponya.

Pada umumnya Surat Utang Negara diterbitkan oleh pemerintah untuk mendapatkan tambahan pendanaan dari warga negara, dan akan dipergunakan untuk berbagai tujuan. Umumnya sih, untuk:

  • Menutup defisit APBN
  • Menutup kekurangan kas pendek
  • Membiayai pembangunan infrastruktur negara, dan berbagai tujuan lain.

Adapun untuk ORI017 yang diluncurkan beberapa hari yang lalu, pendanaan dari masyarakat akan dipergunakan untuk membiayai penanganan pandemi COVID-19 dan juga berbagai program pemulihan ekonomi.

Jadi, kalau kamu ikut berinvestasi dengan membeli ORI017, maka itu berarti kamu sudah ambil bagian dalam penanganan wabah penyakit akibat virus corona ini loh. Kurang heroik gimana coba ya?

Jangka waktu jatuh tempo Surat Utang Negara sangat bervariasi, dari mulai 3 bulan hingga 50 tahun. Khusus untuk ORI017, jatuh temponya adalah 3 tahun.

Jenis-Jenis Surat Utang Negara

Surat Utang Negara ada beberapa jenis, yaitu:

1. Obligasi negara, yaitu surat utang yang berjangka waktu jatuh tempo lebih dari 12 bulan, dengan bunga yang dibayarkan dengan sistem kupon atau diskonto secara periodik dalam satu tahun.
Obligasi negara masih bisa dibedakan dalam beberapa jenis lagi, yaitu:

  • Obligasi Ritel Indonesia atau ORI, yaitu obligasi yang bisa dibeli secara ‘ketengan’ sehingga mudah dijangkau oleh investor perseorangan, siapa pun kamu yang pengin ikut investasi dan meminjamkan dana untuk negara. ORI ini bisa diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga bisa membuat peluang untuk kamu mendapatkan capital gain. Bunganya biasanya fixed, tetap sampai jatuh tempo tiba.
  • Saving Bond Ritel atau SBR, yang hampir sama juga sih dengan ORI, bisa dibeli oleh investor perseorangan. Bedanya SBR tidak bisa diperdagangkan di pasar sekunder, dan bunganya floating atau mengambang, dengan fasilitas early redemption.
  • Sukuk Ritel, yang mekanismenya sama juga dengan ORI dan SBR, tetapi Sukuk ini investasi berbasis Syariah. Bunganya fixed, dan bisa diperdagangkan di pasar sekunder. 
2. Surat Perbendaharaan Negara, yaitu surat utang negara yang berjangka waktu kurang dari 12 bulan, dengan pembayaran bunga juga secara diskonto. Di beberapa negara lain, SPN ini dikenal dengan istilah Treasury Bills, dan biasanya ditargetkan untuk para investor besar.

Keuntungan dan Risiko Investasi Surat Utang Negara

Namanya investasi, selalu ada keuntungan yang diharapkan pun ada risiko yang harus dikelola. Yes, imbal itu selalu datang bersama risiko, dan berbanding lurus ya.

Untuk Surat Utang Negara, keuntungan yang bisa diperoleh bisa 2 macam:

  • Capital gain, yaitu keuntungan yang diperoleh dari selisih harga jual surat utang di pasar sekunder yang lebih tinggi ketimbang harga belinya. Ini bisa didapatkan jika kamu menjual ORI atau Sukuk di pasar sekunder nih.
  • Bunga, yang besarnya bervariasi tergantung keputusan pemerintah. Untuk ORI017 ini besarnya bunga adalah 6,4% pa, yang akan diterima setiap tanggal 15. Bunga bisa menjadi imbal untuk kamu yang berinvestasi di ORI, Sukuk, maupun SBR.

Bagaimana dengan risiko?

Meski dinilai aman, kamu tetap harus aware dengan adanya risiko yang “dibawa” oleh investasi Surat Utang Negara ini. Apa risikonya?

  • Capital loss, ketika harga jualmu lebih rendah ketimbang harga beli ketika kamu memperdagangkannya di pasar sekunder.
  • Gagal bayar, ketika pemerintah enggak punya dana untuk membayar bunga dan pokok kembali ketika jatuh tempo.
Untuk risiko yang pertama, peluangnya cukup besar ya, sehingga kamu harus benar-benar mempertimbangkannya dengan saksama. Risiko kedua peluangnya sangat kecil, karena pemerintah sendiri yang menjamin. Ya masa enggak percaya sama pemerintah negara sendiri kan?

Cara Berinvestasi Surat Utang Negara

Jika kamu hendak berpartisipasi ikut berinvestasi di Surat Utang Negara, sekarang sih gampang banget, karena mitra distribusi yang sudah ditunjuk oleh pemerintah sangat banyak dan bervariasi, mulai dari bank-bank komersial terkenal, perusahaan-perusahaan sekuritas terkenal, sampai fintech-fintech P2P lending yang sudah terpercaya.

Kamu tinggal pilih saja, mau berinvestasi lewat mana lalu hubungi deh mereka. Enggak perlu datang ke kantor dengan prosedur yang mbulet. Kamu bahkan bisa mendaftar secara online, dan lengkapi semua dokumen persyaratan secara online juga.

Setelah terverifikasi, kamu pun bisa mulai berinvestasi sesuai nilai nominal minimal yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Ketika tiba waktunya pembagian kupon, kamu tinggal tunggu informasi saja dari mitra distribusimu. Semua sudah ter-setting dengan nyaman kok.

Karena kemudahan dan tingkat keamanan yang terjamin inilah, makanya inevstasi di surat utang negara sangat disarankan dilakukan oleh para investor pemula.

Tip Terbaik Investasi Surat Utang Negara

So, kamu benar-benar tertarik untuk ikut investasi surat utang negara ini? Ini dia beberapa hal yang perlu kamu ingat agar investasimu sukses dan mendatangkan keuntungan yang bisa kamu manfaatkan:

  • Sesuaikan dengan tujuan keuanganmu. Jatuh tempo surat utang bervariasi, untuk ORI017 kan 3 tahun. Jadi, sesuaikan dengan tujuan keuanganmu ya. Kalau kamu ada tujuan keuangan dengan horizon waktu lebih atau sama dengan 3 tahun, nah ini bisa dimanfaatkan. Tapi, misalnya kamu berinvestasi di ORI017 untuk biaya melahirkan, padahal lahirannya 9 bulan lagi, ya pastinya ini enggak pas.
  • Sesuaikan juga dengan kemampuan finansialmu. Prinsip ini berlaku di semua jenis pengeluaran uang, termasuk investasi di surat utang negara. Enggak perlu memaksakan diri, kalau memang mampunya Rp1 juta, ya enggak apa investasi mulai dari Rp1 juta. Lumayan juga kok, hasilnya.

Nah, demikianlah sekilas mengenai investasi dengan surat utang negara. Semoga sudah bisa memberimu gambaran mengenai cara kerjanya, berikut keuntungan, risiko, dan cara berinvestasinya.

Happy investing, fellas!