Menghasilkan Uang dari Youtube, Optimalkan dengan 7 Cara Ini!

3 Like

Menghasilkan uang dari Youtube menjadi salah satu tren yang saat ini sedang banyak digandrungi, khususnya oleh anak-anak muda. Saking naik daunnya, menghasilkan uang dari Youtube ini dijadikan sebagai suatu profesi tersendiri, yang disebut dengan ”Youtuber”. Kabar gembiranya, siapa saja bisa menjadi seorang Youtuber.

Anak-anak muda zaman now menganggap, dengan menjadi seorang Youtuber, kita dapat menghasilkan uang dengan cara yang berbeda dari sekadar duduk di ruangan kantor. Beberapa orang bahkan menjadikannya sebagai hobi yang menghasilkan.

Yes, berkat Youtube, banyak yang juga membuka lapangan pekerjaan sebagai content creator. Bukan hanya itu saja, Youtube juga diprediksi akan menyaingi televisi hingga menjadi salah satu platform video utama dengan konsumsi video online tinggi di Indonesia.

Nah, jika kamu salah satu orang yang berminat atau ingin mencoba menghasilkan uang dari Youtube, simaklah beberapa cara mulai dari riset keyword hingga mempromosikannya.

Langkah-Langkah Menghasilkan Uang dari Youtube

Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk menghasilkan uang dari Youtube, yaitu:

1. Riset Keyword

Riset keyword merupakan langkah awal yang tidak boleh terlewatkan karena dapat menjadi tombak penentu arah video yang akan dibuat. Pasalnya, kamu bisa mengetahui konten-konten apa saja yang sebenarnya banyak dicari oleh banyak orang.

Riset keyword yang ada bisa dikembangkan kembali menjadi konten yang kreatif dan berbeda dari yang lainnya. Ada banyak video dengan keyword atau kata kunci yang sama, tapi yang membedakannya adalah kreativitas dan ketertarikan penonton untuk menonton video yang kamu buat.

Cara melakukan riset keyword Youtube pada dasarnya sama seperti blog ataupun website, hanya saja kamu harus mengganti kategori pencariannya menjadi Youtube Search yang artinya kata kunci apa saja yang paling banyak dicari para penonton di Youtube.

2. Menciptakan Rata-Rata Persentase Video

Apa yang dimaksud dengan rata-rata persentase video? Maksudnya adalah rata-rata persentase dari video yang ditonton. Rata-rata persentase ini sering disebut juga sebagai high retention video.

Jika kamu mengupload video dengan durasi 10 menit, lalu rata-rata orang yang menonton video itu selama 5 menit, artinya tingkat retention video kamu sebesar 50%.

Mengapa rata-rata video ini penting? Karena Youtube akan mengutamakan video yang memiliki retensi tinggi. Video yang punya retensi tinggi tentu saja membuat orang akan lebih lama menghabiskan waktu di platformnya. Selain itu, semakin tinggi retensi video, semakin berpeluang juga untuk berada di urutan teratas dalam pencarian Youtube.

Jangan khawatir orang tidak akan betah menonton video yang kamu buat. Ciptakanlah video yang menarik, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan penonton. Jika dilakukan secara konsisten, retensi tinggi bukan hal yang sulit untuk digapai.

3. Ketahui Hal yang Menentukan Ranking Video

Setiap harinya, ada banyak video yang diunggah di Youtube, artinya kamu harus bersaing dengan ribuan channel Youtube lainnya. Maka, kamu harus mengetahui beberapa faktor yang akan menentukan ranking video di Youtube agar bisa berada di urutan teratas pada hasil pencarian kata kunci yang berkaitan.

Hal-hal yang menentukan rangking video di Youtube di antaranya yaitu jumlah komentar, jumlah subscriber setelah menonton video, Click Through Rate (CTR), jumlah impresi, jumlah share video, hingga durasi video. Hal-hal inilah yang wajib kamu perhatikan setelah mengunggah video di Youtube. Jika menunjukkan hasil persentase yang baik, berarti peluang untuk berada di urutan teratas pencarian semakin besar.

4. Lakukan Optimasi Judul dan Deskripsi

Kesan pertama adalah hal yang penting. Hal ini juga berlaku untuk video Youtube. Jika penonton sudah tertarik di awal, tentu mereka akan dengan setia menyimak video yang kamu buat sampai selesai. Bahkan akhirnya juga menonton video-videomu yang lain.

Kesan yang bagus juga dapat dilihat dari judul video yang kamu buat. Pastikan judul tersebut singkat, padat, jelas, dan juga mengandung keyword utama yang telah kamu lakukan pada tahap riset keyword di awal. Tambahkan kata-kata tambahan seperti “hebat”, “ampuh”, “paling keren”, dan kata-kata lain yang bisa menarik perhatian, dengan memperhatikan psikologis penonton berdasarkan kata-kata.

Deskripsi video juga penting diperhatikan karena dapat membantu para penikmat Youtube memahami video yang kamu buat. Pastikan deskripsi video minimal mencakup 250 kata, lalu masukkan fokus keyword yang ditargetkan di 25 kata pertama. Setelah itu, ulang setidaknya keyword tersebut sebanyak dua hingga empat kali dalam deskripsi.

5. Gunakan Tag Video

Saat mengunggah video di Youtube, jangan lewatkan menambahkan tag di kolom bawah deskripsi video. Terlihat sepele tapi nyatanya penting untuk video yang kamu unggah. Tag akan membantu Youtube dan Google memahami konteks video yang kamu buat.

Maka, manfaatkan fitur ini dengan menambahkan kata kunci yang berkaitan.
Sisipkan keyword utama yang sedang kamu targetkan, lalu tambahkan variasi atau sinonim kata kunci tersebut dan menambahkan kata kunci lainnya yang masih berkaitan dengan keyword utama.

6. Call to Action

Saat membuat video, pastikan kamu melakukan “Call to Action” atau mengajak penonton untuk melakukan sesuatu. Misalnya dengan mengingatkan para penonton untuk melakukan like, subscribe, atau mengatakan “link ada di deskripsi”.

Call to Action ini sebenarnya tidak hanya bisa dilakukan dengan perkataan content creator, bisa juga hanya dengan menambahkan animasi mengklik subscribe channel di akhir Youtube. Hal ini dapat mengingatkan penonton untuk melakukan tindakan yang menguntungkan video, seperti like, komentar, atau klik link di kolom deskripsi.

7. Promosikan Video

Mempromosikan video yang telah kamu unggah bisa menambah viewers video tanpa harus menggantungkan pada orang yang menemukan video kamu, menyukainya, lalu membagikannya di media sosial.

Aktiflah untuk membagikan video Youtube kamu di media sosial seperti Instagram, Facebook, Whatsapp, Line, ataupun Whatsapp. Jika kamu ingin melakukan boost viewer, kamu bisa melakukan Ads di Youtube.

Ads Youtube dapat membantu kamu menentukan penonton iklan video yang kamu inginkan hanya dengan membayar jika seseorang menonton minimal 30 detik atau mengklik iklan yang kamu buat. Kamu bisa membuat iklan video tanpa anggaran minimum. Maka kamu bisa mendapatkan viewers serta subscribers baru.

Itulah langkah-langkah yang bisa kamu lakukan untuk menghasilkan uang dari Youtube.

Cara tersebut dapat mengoptimalkan konten video yang kamu unggah. Jika sudah banyak yang subscribe, like, dan juga komen video yang kamu buat, akan semakin mudah pula melakukan monetisasi Youtube. Semoga membantu ya!

Share It

Comments(0)

Leave a comment