Kena PHK Karena Pandemi Corona, Sekarang Harus Bagaimana?

Total sejumlah 2 juta pekerja kena PHK selama pandemi Corona. Angka ini berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per 20 April 2020, yang telah mencatat sebanyak 84.926 perusahaan telah merumahkan para pekerjanya. Ini belum termasuk yang berada di sektor informal.

Luar biasa betul, dampak virus korona ini. Konon, ini adalah krisis dunia yang terburuk setelah krisis yang disebut The Great Depression yang terjadi tahun 1930-an.

Oh wow!

Terbayangkah kamu sebelumnya, bahwa kita harus menghadapi hal ini sekarang? Enggak, iya kan? Nggak akan kebayang sebelumnya, kita semua akan terdampak seperti ini. Ujian berat banget nih buat kita semua, karena hampir enggak ada yang nggak terdampak. Semua kena dampaknya, hanya skalanya saja yang berbeda-beda.

Apakah kamu juga salah satu dari 2 juta pekerja yang kena PHK dan sekarang harus kehilangan pekerjaan? Kalau iya, turut prihatin ya. Tapi, jangan patah semangat berkepanjangan, sebaiknya kamu segera memikirkan apa langkah selanjutnya. Iya, ngomong memang gampang, tetapi kalau kita enggak segera bergerak ya bakalan semakin buruk dampaknya.

Jadi, sudah kena PHK, sekarang lalu bagaimana?

1. Siapkan Dana Darurat

Ya, semoga kamu sudah siap dengan Dana Darurat. Karena inilah saatnya, kamu mempergunakannya setidaknya untuk menyambung hidup sampai ada pemasukan lagi.

Cairkan sebagian, jika kamu menyebar Dana Darurat di beberapa tempat (baca: instrumen). Kamu bisa pilih yang paling mudah dicairkan, atau yang nominalnya mendekati kebutuhanmu. Jangan cairkan semua-muanya dulu, ambil sesuai kebutuhan. Jadi, sebelum kamu cairkan, kamu mesti cek dulu kebutuhanmu.

Ingat, dana darurat bukan uang kaget yang bisa dihambur-hamburkan ya. Sadar, bahwa dalam beberapa bulan ke depan kemungkinan kamu akan zero income. So, pergunakanlah dengan bijak.

2. Pastikan utang di posisi aman

Pengeluaran yang harus benar-benar kamu perhatikan adalah pos cicilan utang. Bagaimana posisinya saat ini? Adakah cicilan besar yang harus kamu setorkan di bulan ini, hingga beberapa bulan ke depan?

Mungkin enggak kalau kamu meminta relaksasi atau keringanan cicilan pada si pemberi pinjaman? Jika tidak, ya, kamu harus berusaha agar membuatnya aman. Jangan sampai terlibat masalah baru.

3. Segera sesuaikan gaya hidup

Yeap, enggak ada jalan lain selain menyesuaikan pengeluaran. Hemat, hemat, dan hemat. Ya, cuma ini satu-satunya tip keuangan yang paling jitu yang bisa ditawarkan di kondisi seperti ini.

Bosen dengernya kan? Iya, tapi ya enggak ada saran lain lagi, gimana dong? Cuma itu aja kok memang strategi bertahan kita setelah kena PHK. Coba cek lagi catatan pengeluaranmu (semoga kamu punya catatan yang rapi). Bagian mana yang bisa dikurangi, dihemat, dihapus, dan disesuaikan?

Belanjalah secara bijak.

4. Atur ulang anggaran

Yes, setelah menyesuaikan pengeluaran, tentunya kamu harus juga mengatur anggaran. Terutama untuk satu dan beberapa bulan ke depan. 

Satu catatan, kamu boleh menyesuaikan pos tabungan dan investasimu kalau lagi kondisi seperti ini. Kalau biasanya kamu nabung agak banyak, sekarang juga bisa kamu sesuaikan. Cari barang pengganti kebutuhan yang lebih terjangkau, dengan kualitas yang masih sama. Beralihlah ke produk-produk lokal, yang biasanya harganya juga lebih bersahabat.

Satu pos yang harus kamu pertahankan betul-betul adalah pos cicilan utang, seperti yang sudah diuraikan di poin kedua di atas. Saat pos ini berantakan, maka sudah pasti akan timbul masalah baru. Dan ini adalah hal paling akhir yang kamu perlukan datang di situasi seperti ini, betul? So, beri perhatian lebih pada pos yang ini.

Yang lain, pasti bisa kamu sesuaikan. Kurangi hal yang enggak perlu, tunda yang bisa ditunda. Alihkan dana yang bisa dihemat ke Dana Darurat.

5. Cari pemasukan baru

Zero income ini sungguh menakutkan, apalagi jika posisi kamu adalah tulang punggung dalam keluarga.

So, segera cari cara agar mendapatkan pemasukan baru. Kamu bisa coba dagang kecil-kecilan yang bisa dijual secara online dan bisa kamu antar sampai ke rumah pelanggan. Saat ini, orang cenderung akan lebih suka berbelanja di toko online yang bisa mengantarkan barang kebutuhan mereka sampai di rumah, mulai dari sayur-mayur, lauk-pauk, bahan makanan beku, camilan, buah-buahan, hingga sembako.

Jika kamu memang memiliki resource yang pas, kamu bisa mulai bisnis kecil-kecilan seperti ini.

Atau, kamu juga bisa mencoba peruntungan menjadi freelancer yang bekerja melalui marketplace freelancer yang sudah ada, jika kamu memang punya keahlian atau keterampilan yang spesial.
Sebenarnya, selalu ada cara untuk bertahan hidup dan memperpanjang napas setelah kita kena PHK. Dunia tidak berhenti berputar, meski sekarang sedang terpuruk. Dan, sekali lagi, manusia adalah makhluk pejuang yang adaptif serta kreatif. Kamu pasti bisa segera menemukan celah.

Tetap semangat ya, teman!

6. Cari bantuan

Cari bantuan di sini bukan berarti kamu minta utang ke teman-temanmu yang lain ya. Enggak. 

Kalau kamu mengikuti perkembangan, pemerintah sudah banyak menawarkan bantuan bagi warga yang terdampak virus korona ini, termasuk kita-kita yang kena PHK. Inilah bantuan yang dimaksud. Coba cek, apakah kamu masuk ke kriteria salah satu bantuan yang ditawarkan oleh pemerintah? Mungkin kamu bisa mendaftar di program Kartu Pra Kerja.

Meski mungkin nilai bantuannya kecil, tapi lumayan juga kan agar bisa dipakai untuk memenuhi kebutuhan hidup? Bijak-bijaklah dalam mempergunakannya. Bantuan pemerintah ini akan terus dialirkan hingga beberapa bulan ke depan.

7. Tambah keterampilanmu

Waktu jeda kerja ini juga bisa kamu manfaatkan untuk menambah keterampilan. Enggak harus mengambil kursus berbayar kok, apalagi sampai mesti balik ke bangku sekolah yang mahal.

Di masa sulit seperti ini, ada beberapa lembaga justru menawarkan kursus-kursus gratis secara online yang bertujuan untuk membantu orang-orang yang terdampak virus korona, seperti kita-kita yang kena PHK ini.

Coba deh, kamu gugling ya! Ada beberapa bahkan yang ditawarkan oleh universitas terpandang di luar negeri lo!

Ya, ini adalah masa yang berat bagi semua orang, terutama buat para pekerja yang kena PHK. Semoga badai ini segera berlalu, dan semua orang bisa kembali ke aktivitas normal yang menyenangkan.
Tetap jaga kesehatan ya, dan tetap waras!