7 Pelajaran Penting yang Bisa Diambil oleh Para Pemilik Bisnis Selama Krisis Pandemi

Semua orang pasti tercengang melihat bagaimana dunia saat ini berubah dalam sekejap mata karena wabah COVID-19, khususnya bagi para pemilik bisnis. Merasa takut akan terlihat seperti apa dunia ini setelah ancaman virus corona mereda. Pasalnya, ada begitu banyak bisnis yang terkena dampaknya, tak pandang bulu, mulai dari bisnis besar hingga bisnis kecil.

Pasti banyak juga yang mengalami fase putus asa, lantaran melihat penyebaran COVID-19 semakin hari kian bertambah di Indonesia. Tahun 2020, memang merupakan masa terberat bagi semua orang. Banyak sektor, termasuk sektor industri, transportasi hingga bisnis, harus bertahan di tengah kelumpuhan aktivitas perekonomian negara, bahkan dunia. Bahkan, hingga saat ini belum juga berakhir.

Namun, terlepas dari sulitnya berada di tengah pandemi, tentu selalu ada pelajaran positif yang bisa dipetik bagi para pemilik bisnis. Ada pelajaran penting yang bisa diambil selama krisis pandemi dalam menjalankan bisnis. 

Berikut ini merupakan pelajaran yang dapat diambil para pemilik bisnis untuk masa mendatang

Pentingnya Teknologi Digital

Sebelum wabah pandemi datang, seluruh aktivitas kerja bisnis kebanyakan dilakukan secara tatap muka. Namun ketika Corona datang, semuanya beralih menjadi digital. 

Hal ini membuat para pemilik bisnis sadar bahwa teknologi yang mendukung aktivitas bisnis merupakan hal penting yang wajib ada agar perusahaan terus berjalan. Peralihan proses bisnis menggunakan digitalisasi tentunya akan lebih efektif dan mampu mengurangi bujet operasional di masa krisis.

Selain itu, penting menggunakan berbagai software tools atau aplikasi yang dapat mendukung aktivitas kerja bisnis tetap berjalan produktif. Maka, jika sebelumnya masih banyak toko offline, artinya sudah seharusnya berkembang ke online dengan cara membuka lapak di berbagai marketplace agar tetap terhubung dengan pelanggan yang ingin berbelanja kebutuhannya.

Menyiapkan Anggaran Darurat

Bagi para pemilik usaha, entah bisnis besar maupun bisnis kecil, menyiapkan dana darurat adalah hal penting yang perlu disiapkan untuk masa depan. Pasalnya, tidak ada yang mengetahui dengan pasti kapan akan terjadi krisis seperti terjadinya pandemi Corona. Belum lagi, pandemi belum diketahui kapan akan berakhir.

Artinya, menyisihkan dana darurat merupakan hal yang tidak bisa diabaikan lagi untuk bertahan di tengah keadaan krisis yang tidak terduga. Sebaiknya, hindarilah utang karena dapat menambah beban. Kamu dapat melakukan ekspansi bisnis secara perlahan dengan mencari sumber pendapatan tambahan.

Pandemi Corona mengajarkan pada para pemilik usaha, bahwa tidak semua sektor bisnis dapat selalu bertahan. Ada kalanya bisnis harus sedikit oleng, merugi, bahkan gulung tikar dan jatuh, namun tidak menutup kemungkinan untuk bangkit kembali dengan strategi yang matang.

Beradaptasi dengan Cepat

Melihat pandemi yang penuh ketidakpastian kapan akan usai, membuat para pemilik bisnis harus bergerak memahami situasi dan memikirkan strategi apa yang dapat dilakukan, bukan menunggu hingga semua keadaan membaik. Bisnis harus tetap berjalan, maka harus selalu siap beradaptasi dengan cepat melihat peluang yang ada.

Dampak pandemic Corona memang memengaruhi kegiatan bisnis secara keseluruhan. Hal ini dapat dimanfaatkan dengan mengidentifikasi strategi bisnis apa saja yang harus diperbaiki hingga dapat mengejar perbaikan agar menjadi titik balik dari kekurangan sebelumnya dengan hasil positif.

Arahkan Bisnis Sesuai Kebutuhan Pelanggan

Meskipun saat ini perusahaan kamu tidak menjual produk kesehatan, tapi sebenarnya ini menjadi peluang besar sebagai strategi survival loh.

Bukan, bukan menyarankanmu untuk beralih haluan, jika memang bukan niche-nya di kesehatan. Tetapi, coba ulik peluang. Mungkin ada celah kamu bisa masuk dan memanfaatkan peluang yang ada.

Artinya, pemilik bisnis harus belajar bahwa menyesuaikan strategi bisnis dengan kebutuhan pelanggan sangat penting sekalipun berbeda bidang bisnis. Para pemilik usaha bisa menyesuaikan arah bisnisnya dengan kebutuhan pelanggan. Misalnya jika sebelumnya bisnis kamu menjual produk pangan seperti sayuran dan buah-buahan, bisa ditambahkan dengan produk kesehatan yang menjamin kualitas sayur dan buah bebas dari bakteri, atau menjamin kebersihannya.

Menjaga Hubungan Baik dengan Konsumen

Pandemi membuat pemilik usaha dengan konsumen tersekat jauh, apalagi dengan aktivitas serba virtual. 

Hal ini tentu mau tak mau “memaksa” para pemilik bisnis untuk menyiapkan pendekatan yang lebih intens lagi dengan konsumen. Bisnis yang baik bukan hanya memikirkan keuntungan semata, tapi juga memikirkan pelayanan pada pelanggannya agar konsumen merasa senang dan nyaman hingga menjadi pelanggan tetap.

Maka, walaupun aktivitas bisnis dilakukan secara online, para pemilik bisnis harus bisa menjalin hubungan erat dengan para pelanggannya. Pasalnya, berada di tengah pandemi ini seharusnya menyadarkan pemilik bisnis bahwa bisnis itu benar-benar bergantung pada ada tidaknya pelanggan. 

Hal ini bisa menjadi pelajaran untuk meningkatkan kualitas dari pelayanan kepada pelanggan, tidak hanya fokus pada keuntungan semata saja.

Memperhatikan Karyawan atau Internal Bisnis

Pandemi corona membuat banyak perusahaan terpaksa harus memberhentikan stafnya, membatasi jam kerja, hingga membuat keputusan keras lainnya untuk bertahan. Hal ini membuat para karyawan yang melihatnya merasa cemas dan stres yang tentu saja bisa memengaruhi performa mereka.

Pemilik bisnis harus memperhatikan karyawan atau kru internal perusahaan sesuai dengan kemampuan yang ada. Contohnya tim eksekutif di Best Buy, menyediakan layanan kesehatan mental gratis kepada anggota stafnya yang tiba-tiba merasa kewalahan di tengah ketidakpastian yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Hal ini penting, sebab mengutamakan kesejahteraan dan kesehatan karyawan di tengah pandemic dapat membantu menumbuhkan budaya perusahaan yang kuat di tengah kesulitan. Tentunya, hal ini juga akan memberikan efek jangka panjang.

Tahun 2020, pemilik bisnis seharusnya telah belajar bahwa membuka usaha lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan pasar.

Punya Akses Layanan Kesehatan

Masih banyak pemilik usaha yang mengesampingkan fasilitas pelayanan kesehatan untuk para karyawannya. Pandemi Corona memberikan pelajaran penting bahwa kesehatan merupakan hal yang tidak bisa diabaikan.

Pemilik usaha yang tidak memiliki persiapan sebelumnya, tentu sangat kewalahan berada di tengah pandemi COVID-19, memikirkan bagaimana caranya agar karyawan dan internalnya dalam kondisi kesehatan yang baik-baik saja.

Selain itu, kepastian layanan kesehatan yang diberikan pemilik bisnis kepada karyawannya, setidaknya dapat menimbulkan perasaan tenang dan percaya diri untuk melakukan produktivitas kerja yang berujung pada kemajuan perusahaan sendiri. Hal ini tentu saja menjadi pelajaran penting untuk tidak mengabaikan pelayanan kesehatan di perusahaan.

Itulah beberapa pelajaran penting yang seharusnya sudah dipahami oleh para pemilik bisnis selama krisis pandemi. 

Dalam hidup, memang selalu ada hikmah atau hal penting yang bisa dijadikan pelajaran dari hal yang sulit. Bagaimanapun, pandemi Corona mengajarkan kita semua untuk tetap kuat dan tidak putus asa. Ingatlah, bahwa badai pasti berlalu. 

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat!