7 Negara Asia Terkaya Tahun 2020, Ekonomi Tiongkok Nomor 1

Apa yang terlintas di pikiran kamu ketika mendengar istilah negara Asia terkaya? Apakah negara dengan wilayah terbesar, sumber daya melimpah, dan kecanggihan teknologi?

Ya, hal tersebut bisa benar dan bisa tidak. Mengapa? Karena faktanya negara terkaya tidak selalu didasari atas beberapa hal tersebut, tapi ada faktor lain yang menentukannya. Termasuk ketika kita berbicara tentang negara Asia terkaya.

Beberapa faktor yang membuat sebuah negara dijuluki sebagai negara terkaya didapatkan dari pendapatan per kapita negaranya hingga besarnya Pendapatan Domestik Bruto (PDB). PDB menunjukan tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara, artinya PDB sebuah negara menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan kebijakan fiskal dan kebijakan perpajakan yang dibuat pemerintah untuk melindungi dari resesi dan inflasi.

Akan tetapi, walaupun PDB menjadi salah satu faktor yang digunakan untuk mengukur kekayaan suatu negara, tetap ada kekurangan dalam penggunaannya. Sebab, metrik ini tidak menghitung uang yang diperoleh warga negaranya di luar negeri, melainkan hanya menghitung uang yang diperoleh di dalam perbatasan negara. Dengan demikian, cukup sulit untuk mengukur naik turunnya ekonomi suatu negara, apalagi jika banyak warganya yang merantau ke luar batas negara. 

Oleh sebab itu, beberapa ahli merasa bahwa mengukur menggunakan Pendapatan Nasional Bruto (PNB) pada suatu negara, atau yang dikenal dengan Gross National Income (GNI), merupakan patokan yang lebih baik. Metrik ini dinilai lebih lengkap karena PNB suatu negara akan juga ditambah semua uang yang diperoleh dari sumber asing atau di luar negeri. Selain itu, berdasarkan WorldAtlas, GNI atau PNB merupakan ukuran yang lebih luas dari ekonomi suatu negara. 

Nah, berikut ini merupakan daftar negara Asia terkaya di tahun 2020 berdasarkan GNI dan GDP tiap negara per kapita yang telah dirangkum dari berbagai sumber menggunakan dolar internasional yang telah dikonversikan ke rupiah.

7 Negara Asia Terkaya di 2020

1. Makau SAR, China ($123.290 = IDR 1.828.698.925)

Pandemi Corona yang menyerang di berbagai belahan dunia, membuat berbagai negara mengalami keanjlokan ekonomi, termasuk Makau yang pendapatannya menyusut drastis selama kemunculan virus COVID-19. Negara ini dianggap sebagai salah satu negara Asia terkaya menurut GNI sebelum krisis. 

Wilayah administrasi khusus Tiongkok ini memang sangat bergantung pada kasino dan ekspor pakaian. Namun, ketika bisnis banyak ditutup akibat lockdown dan social distancing, negara ini mengalami krisis dan berusaha untuk bangkit kembali.

2. Singapura ($92.020 = IDR 1.364.886.650)

Singapura menjadi salah satu negara Asia yang ekonominya didorong oleh sektor manufaktur dan jasanya. Selain itu, didominasi oleh ilmu biomedis, bahan kimia, elektronika, hingga sektor transportasi. Singapura juga menjadi salah satu pusat regional bagi perusahan jasa keuangan dalam tingkat global.

Singapura mengalami resesi pada tahun 2020 karena adanya pandemi Corona, akibatnya PDB negara ini turun sebesar 41,2% jika dibandingkan dalam tiga bulan sebelumnya. Sebelumnya Singapura ini masuk dalam jajaran negara Asia yang memiliki GNI terkaya di dunia.

3. Brunei Darussalam ($66.410 = IDR 985.026.325)

Negara Brunei Darussalam merupakan salah satu negara Asia Tenggara yang kaya dengan minyak dan gas alam lainnya. 

Jumlah populasi di negara ini sekitar 437.000 jiwa, tentu menjadi mudah bagi negara Islam ini untuk mendapatkan pendapatan per kapita tahunan yang tinggi mengingat sumber daya alamnya yang melimpah tersebut. Sehingga, Brunei masuk dalam jajaran negara terkaya di Asia.

4. Taiwan ($47,407 = IDR 658.817.450)

Taiwan masuk dalam jajaran negara Asia terkaya dan masuk dalam kategori macan Asia. Negara ini memiliki pertumbuhan ekonomi yang tergolong sangat melaju pesat. 

Taiwan dikenal memiliki banyak museum bersejarah yang besar dan kaya di seluruh Asia yang jumlahnya terdiri dari 35 ribu artefak dengan usia berabad-abad dari seluruh dunia. Hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para turis untuk datang ke Taiwan, sehingga mendatangkan pendapatan yang cukup signifikan bagi negara.

Selain itu, kenaikan ekonomi Taiwan juga didapatkan dari banyaknya ekspor dan impor produk smartphone dan barang elektronik. Bahkan, saat ini setiap penjuru Taiwan bisa mengakses wifi secara gratis untuk masyarakatnya, sehingga tak heran jika Taiwan masuk dalam jajaran negara Asia terkaya di 2020.

5. Jepang ($36,528 = IDR 507.596.740)

Jepang menjadi salah satu negara terkaya dan maju di Asia. Negara ini memiliki 126 juta penduduk yang tersebar di tiga ribu pulaunya. Dari segi ekonomi, Jepang menganut pasar bebas yang diambil dari metode Amerika. 

Jepang pernah mengalami masanya yang paling gelap, ketika hancur oleh bom sekutu Jepang, tapi akhirnya Jepang bisa menemukan ritme ekonominya kembali.

Setelah bangkit dari keterpurukannya, teknologi Jepang kini termasuk yang paling maju di Asia. Bahkan, industri otomotif Jepang, seperti Honda, Suzuki, Yamaha, menjadi brand yang terkenal dan mendunia. 

Selain itu, Jepang juga memiliki daya tarik tersendiri untuk menarik wisatawan mancanegara dari berbagai sektor mulai dari festival kebudayaan hingga adat istiadatnya. Tak heran jika Jepang masuk dalam jajaran negara Asia terkaya.

6. Korea Selatan ($36,528 = IDR 507.560.210)

Korea Selatan menjadi salah satu negara yang mampu bersaing dengan beberapa negara Eropa dari segi sumber daya alamnya. Selain budayanya yang kuat, Korea memiliki daya tarik tersendiri dari segi industri hiburan yang sukses memasuki pasar internasional. Pasti banyak dari kamu semua yang menjadi korban Hallyu, atau Korean Wave.

Jika ditinjau dari segi ekonominya, Korea masuk dalam negara yang sukses dalam bidang ekspor. Negara ini melakukan ekspor peralatan telekomunikasi nirkabel, kendaraan bermotor, komputer baja, hingga kapal dan petrokimia dengan beberapa ekspor utama dari negara Amerika Serikat, Jepang, dan Hongkong.

7. Malaysia ($26,141 = IDR 363.264.490)

Negara yang bertetangga dengan Indonesia ini menjadi salah satu negara terkaya di Asia. 

Pemerintah Malaysia berhasil menjadikan Kuala Lumpur sebagai kota terpenting di kawasan Asia Tenggara, sehingga banyak wisatawan internasional tertarik untuk datang dengan berbagai macam tujuan dan aktivitas. 

Demikianlah daftar negara Asia terkaya tahun 2020. Bukan hanya unggul di Asia, ekonomi China bahkan diprediksi akan menjadi yang terbesar di dunia pada tahun 2028 mengalahkan Amerika Serikat. Prediksi ini dibuat seiring keberhasilan China dalam menanggulangi COVID-19 yang lebih baik penanganannya daripada Amerika Serikat.

Semoga informasi ini dapat menambah wawasan kamu terkait pertumbuhan ekonomi negara-negara di Asia ya!

Indonesia sendiri masih terus berjuang untuk meningkatkan nilai GNI atau GDP hingga dapat meningkatkan posisinya di jajaran Asia hingga dunia.