Biaya Menikah Tahun 2021 Era New Normal, Perhatikan 5 Hal Ini!

Apakah kamu berencana menikah di tahun 2021? Atau menikah menjadi salah satu resolusi kamu di tahun 2021? Jika iya, saat ini kamu berada di blog yang tepat. Sebab, menikah itu bukan hanya modal niat semata, perlu ada usaha yang nyata untuk mewujudkannya. Perihal menyakinkan pasangan, mendapatkan restu dari kedua orang tua, perancangan konsep resepsi, hingga menyiapkan biaya menikah.

Ngomong-ngomong soal biaya menikah, apakah kamu sudah tahu berapa banyak dana yang kamu perlukan untuk menikah di tahun 2021? Apalagi memasuki era new normal yang sangat berbeda dari sebelumnya. 

Biaya menikah dengan konsep kekinian saat ini tentu tidak murah. Hal ini tentu saja tidak bisa direalisasikan secara instan, apalagi jika memiliki wedding dream tersendiri, tentu saja butuh persiapan dan perencanaan yang matang. Kecuali kamu anak sultan!

Namun kabarnya, kemungkinan besar biaya menikah di tahun 2021 bisa lebih hemat dari estimasi rincian biaya di tahun 2020 karena adanya di tengah pandemi. Mengapa demikian? Sebab konsep menikah terbaru di tahun 2021 ini lebih sederhana mengingat adanya syarat dan peraturan baru yang harus dilaksanakan sebelum menggelar resepsi yang mewah.

Namun, di sisi lain, juga bisa lebih besar, lantaran ada beberapa hal baru yang harus masuk dalam anggaran pernikahan yang sebelumnya tidak ada. Sebab itu, berikut ini beberapa hal yang hal yang harus diperhatikan saat akan merayakan new normal wedding, berikut poin-poin perubahannya.

Biaya Menikah di Tahun 2021

Konsep Seated Wedding

Jika sebelum pandemic kamu merencanakan konsep standing party, di tahun 2021 kamu wajib menggantinya dengan seated wedding agar dapat menerapkan protokol kesehatan dengan penerapan jaga jarak. 

Nah, konsep seated wedding ini yang harus kamu perhatikan perihal biaya menikah, sebab akan ada penambahan biaya karena harus menambah lagi jumlah kursi, meja, alat makan, dan penataan hidangan yang diantar ke hadapan para tamu. Bahkan mungkin juga kamu harus menambah biaya untuk upah tenaga tambahan sebagai waiter/waitress, berikut perlengkapan mereka.

Tanggal Pernikahan

Tanggal menjadi salah satu faktor yang bisa memengaruhi besarnya biaya menikah. Menggeser tanggal meskipun dalam kurun waktu 6-12 bulan ke depan, tetap bisa memberikan perbedaan harga bagi beberapa vendor, khususnya untuk venue atau gedung pernikahan, wedding organizer, dan juga katering. 

Selain itu, mengubah tanggal pada bulan-bulan peak season juga bisa menaikkan persentase anggaran biaya menikah kamu lho! 

Maka, perhatikan tanggal yang cocok untuk pernikahan kamu.

Pernikahan Outdoor

Pada saat pandemi, pernikahan di area terbuka lebih disarankan karena memiliki sirkulasi udara yang jauh lebih baik daripada indoor alias di dalam ruangan. 

Meskipun konsep pernikahan garden party tidak kalah menarik, kamu juga tidak boleh melupakan biaya sewa untuk tenda atau tempat berteduh jika terjadi hujan di tengah-tengah acara. 

Selain itu juga dekor-dekor yang akan dipasang akan berbeda dengan indoor, tentu akan ada ekstra logistik untuk membantunya, apalagi jika lokasinya cukup jauh karena mengusung konsep hutan atau berada di lokasi wisata pegunungan. 

Perlengkapan Protokol Kesehatan

Saat akan mengadakan pesta pernikahan, tentunya masker, hand sanitizer, dan thermometer gun menjadi perlengkapan yang wajib disiapkan oleh penyelenggara cara. 

Nah, mengingat jumlah masker dan hand sanitizer yang harus disediakan tak sedikit, kamu juga harus memasukkan penambahan biaya ini ke dalam anggaran biaya menikah kamu. 

Memang, hal ini merupakan hal baru karena situasi berada di tengah pandemic seperti saat ini. Anggaran yang bakalan ada sejak tahun ini hingga beberapa tahun ke depan, barangkali.

Tes Kesehatan

Mengingat berada di era new normal, sebaiknya calon pengantin memikirkan biaya tes screening tahap awal virus COVID-19 terhadap seluruh anggota keluarga dan panitia yang hadir. 

Selain itu, pastikan juga beberapa vendor dan panitia lainnya memiliki hasil rapid test yang nonreaktif, khususnya bagi orang-orang yang akan berinteraksi dengan kamu secara lansgung dan dekat. Misalnya seperti perias pengantin, konsultan pernikahan, fotografer, penghulu atau pendeta, hingga petugas KUA. 

Estimasi biaya tes kesehatan ini tentu saja perlu kamu pertimbangkan, mengingat ini penting untuk memutus penyebaran COVID-19 di tengah kerumunan dan menjaga keamanan seluruh orang yang datang di acara pernikahan kamu.

Cara Mengatur Biaya Menikah

Jika kamu sebelum pandemi telah menghitung anggaran biaya menikah, tentu saat ini waktunya kamu menghitung kembali bujet yang disesuaikan dengan new normal. 

Sebenarnya total anggaran new normal bisa saja sesuai dengan konsep pernikahan lama, asalkan calon pengantin bisa pintar melihat peluang atau mengatur strategi seperti mengurangi jumlah tamu undangan untuk menutupi tambahan anggaran pernikahan yang baru. Bahkan, bukan hal yang mustahil jika anggarannya lebih kecil dari sebelumnya.

Namun yang harus diperhatikan bagi para calon pengantin, new normal wedding adalah hal yang baru dan wajib dipahami. Hal ini tentu berlaku bagi semua pesta pernikahan, entah itu sederhana hingga mewah. Tentu saja hal ini cukup sulit dilakukan, apalagi jika dihadapkan pada pilihan untuk memutuskan memperkecil skala pesta pernikahan atau menundanya, sebab ada untung dan ruginya tersendiri.

Semoga poin-poin perubahan di atas bisa menjadi petunjuk biaya menikah untuk kamu yang akan melakukan pesta di tahun 2021. Yang penting harus diingat, bahwa kehidupan setelah menikah akan jauh lebih panjang. Akan lebih bijak bagi kamu untuk tidak salah fokus, menghamburkan uangmu saat pesta alih-alih membuat rencana hidup yang panjang ke depannya bersama pasanganmu. Pesta ini hanya sehari, apa yang kamu jalani setelah pesta will last forever.

Bagi yang memiliki resolusi menikah di tahun 2021, hal di atas juga penting menjadi perhatian agar persiapan semakin matang saat direalisasikan.