Investasi Asing dan Pengaruhnya Bagi Ekonomi Indonesia

Investasi asing menjadi salah satu penunjang perkembangan ekonomi di Indonesia. So, nggak heran jika saat ini pemerintah terus berupaya menarik lebih banyak minat investor asing untuk menanam modal di Indonesia, sekalipun sedang berada di tengah situasi pandemic COVID-19.
Berbagai cara dilakukan mulai dari pembangunan infrastruktur, perizinan yang dibenahi, hingga fasilitas agar semakin banyak menarik investor asing dari luar negeri yang tertarik untuk menanam modal di Indonesia.

Indonesia sendiri merupakan negara yang punya wilayah luas, sehingga dibutuhkan pula modal yang banyak untuk memastikan seluruh wilayah terpencil mendapatkan pembangunan yang memadai dan merata. Terlebih lagi, Indonesia merupakan negara kepulauan yang pembangunannya bisa terhambat karena akses atau mobilitas.

Lokasi strategis sebenarnya menjadi salah satu keunggulan Indonesia di pasar internasional, maka pemerintah semakin menyadari pentingnya investasi asing bagi perkembangan ekonomi Indonesia dengan memanfaatkan peluang dan kesempatan kekayaan alam dan potensi yang terbilang sangat tinggi.

Peluang Berinvestasi di Indonesia Bagi Investor Asing

Penanaman modal asing di Indonesia umumnya terbagi dalam banyak sektor, mulai dari pembangunan, pariwisata, transportasi, hingga produk. Sektor tersebut tentu disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah atau daerah di Indonesia, misalnya seperti pulau Bali dan Lombok yang dikenal dengan infrastruktur yang memadai, sehingga investor asing bisa menanam modal dengan membangun hotel ataupun tempat wisata.

Sedangkan di wilayah lainnya seperti Kalimantan dan Sumatera, sektor produk olahan kelapa sawitlah yang menjadi komoditi utama. Para investor asing bisa membangun pabrik kelapa sawit untuk memajukan perekonomian masyarakat sekitar. Masih ada banyak sektor yang bisa menjadi sorotan investor asing di Indonesia, seperti pertambangan dan sumber daya alam lainnya meliputi gas alam cair, mineral, batu bara, hingga minyak bumi.

Banyaknya potensi tersebut, tentu saja menjadikan investor asing tertarik untuk berlomba-lomba dalam menanamkan modal dengan cara mendirikan perusahaan ataupun pabrik di Indonesia. Apalagi baru-baru ini pemerintah Indonesia telah mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja yang semakin menarik perhatian banyak investor asing.

Mengapa Harus Investor Asing?

Alasan yang paling utama mengapa Indonesia membutuhkan investor asing, yaitu karena tren ekspor dan daya konsumsi masyarakat Indonesia masih tergolong rendah. Sebab, infrastruktur industri dan sektor penunjang ekonomi membutuhkan anggaran dana yang terbilang besar.

Indonesia masih belum memiliki tabungan yang cukup untuk mendanai pembangunan dengan dana sendiri, sehingga pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada investasi dalam negeri saja.

Investor asing menanamkan modal dengan cara membangun perusahaan atau pabrik di Indonesia, sehingga bisa menyerap tenaga kerja lokal dengan maksimal dan bisa mengedukasi pekerja dengan kualitas produk teknologi produksi, dan etos kerja yang baik. Sebenarnya, investasi ini bukan hanya dilakukan untuk kepentingan ekonomi saja, melainkan untuk investasi intelektual tenaga kerja.

Untuk lebih jelasnya simak uraian pengaruh investor asing bagi ekonomi Indonesia yang telah dirangkum seperti berikut ini.

Pengaruh Investor Asing Bagi Ekonomi Indonesia

Investor asing memang memberikan pengaruh bagi perekonomian Indonesia, beberapa di antaranya:

Mempercepat Pembangunan Nasional

Tak bisa dimungkiri jika aliran modal asing yang masuk dapat menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan pendapatan negara, sehingga proses percepatan pembangunan nasional bisa berjalan dengan baik. 

As you know, infrastruktur yang baik dapat membuat kegiatan produksi menjadi lebih efisien dan menghasilkan daya saing dalam pasar global.

Meningkatkan Kegiatan Ekspor

Akhir-akhir ini, Indonesia memiliki nilai ekspor yang terus mengalami penurunan hingga memperbesar defisit neraca perdagangan dalam negeri. Bahkan, Indonesia masuk dalam jajaran negara yang tingkat diversifikasi produk ekspornya rendah dibandingkan dengan negara Malaysia dan Thailand yang sudah mampu mengekspor produk industri manufaktur dan yang lainnya.

Yah, kontribusi industri manufaktiur Indonesia memang malah menunjukan tren penurunan sih belakangan, dari tahun ke tahun dalam kegiatan ekspor. So, rasanya Indonesia memang membutuhkan investasi asing, atau efficiency-seeking investment.

Di sisi lain, Efficiency Seeking Investment tentu saja dalam penerapannya akan mencari negara dengan tujuan investasi yang paling efisien dalam memproduksi dan mengekspor produk barang dan jasa. Ya, pastinya kan, investasi enggak akan datang begitu saja pada negara yang kondisi infrastrukturnya masih buruk karena dapat membuat biaya produksi menjadi lebih mahal dan produk yang dihasilkan kurang kompetitif.

Selain itu, investasi efficiency seeking tidak akan hadir pada negara yang tidak punya banyak perjanjian perdagangan bebas dengan negara lain, karena nantinya bareng yang diproduksi menjadi sulit untuk diekspor karena adanya hambatan tarif dan non tarif yang dikenakan oleh negara lain. 

Ruwet kan? Ya memang.

Membantu Penyerapan Tenaga Kerja

Investasi asing yang masuk ke Indonesia berkontribusi terhadap terciptanya lapangan pekerjaan, namun keberhasilan investasi asing dalam menyerap tenaga kerja belum tentu sama, karena masih bergantung pada banyak hal.

Nah, ironisnya, belakangan ini penyerapan lapangan kerja dari investasi terlihat menurun, meskipun memang secara statistik terlihat adanya peningkatan arus investasi asing. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa banyak yang lebih mementingkan padat modal daripada padat karya. Pemerintah juga punya peran penting dalam memfasilitasi masuknya greenfield investment di sektor baru ini sih, khususnya padat karya.

Maka dari itu, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk mengoptimalkan peran investasi asing yang telah berdiri di Indonesia, agar bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja lokal dengan memberikan kemudahan perizinan dan usaha.

Meningkatkan Nilai Kompetitif di Pasar Global

Investasi asing yang masuk ke Indonesia secara tidak langsung meningkatkan SDM Indonesia karena adanya transfer teknologi. Contohnya bisa dilihat dari mobil-mobil Jepang yang diproduksi di Indonesia, kebanyakan produk tersebut merupakan karya dari anak bangsa.

Investasi asing juga secara tidak langsung berperan dalam menghubungkan industri lokal dalam global value chain yang berujung pada percepatan upaya ekspansi negara Indonesia ke pasar global. Contohnya seperti beberapa startup Indonesia yang disuntik investor asing, yang langsung menjadi unicorn dan melakukan ekspansi ke pasar global dan ASEAN.

Selain itu, investasi asing juga bisa menjadi sebuah pintu untuk memperkenalkan pelaku usaha di negara penerima dengan proses bisnis, praktik manajemen, hingga sistem baru sehingga melalui interaksi tersebut dapat meningkatkan profesionalitas dan produktivitas bagi pelaku usaha nasional.

Membantu Mewujudkan Good Governance di Indonesia

Permasalahan praktik pemburu rente, atau biasa disebut sebagai rent seeker, menjadi sebuah duri yang telah mendarah daging dalam relasi bisnis dan politik di tanah air. Praktik rent seeking yang terjadi ini telah terbukti membuat ketidakpastian dalam urusan perizinan hingga munculnya makelar dan praktik KKN. Akhirnya hal ini hanya akan mendistorsi pasar menjadi tidak kompetitif lagi dengan sistem perekonomian Indonesia yang menjadi tidak efisien.

Padahal, untuk memenangkan kompetisi global harus ada pasar yang kompetitif dan ekonomi yang efisien. Sebab itu, kehadiran investasi asing diperlukan untuk membantu mengurangi praktik rent seeking tersebut karena pemerintah akan berupaya keras dalam membuat iklim investasi Indonesia menjadi lebih kondusif dengan perizinan yang lebih sederhana dan transparan.

Lalu, dalam upaya menarik investasi asing, Indonesia juga membuat perjanjian investasi dengan negara investor asing untuk memberikan sebuah jaminan perlindungan dan perlakuan yang sama bagi investor asing yang berinvestasi di Indonesia. Perjanjian inilah yang dapat menyelesaikan sengketa arbitrase nantinya jika negara melanggar komitmennya

Maka, dengan adanya hal tersebut negara diharapkan dapat lebih disiplin dalam menjaga iklim investasi dari rent seeking dan membantu upaya penerapan good governance di Indonesia.
Demikianlah uraian mengenai investor asing, peluang, hingga manfaatnya bagi perekonomian Indonesia. 

Semoga informasi ini dapat bermanfaat ya!