Investasi Asing Langsung: Ketahui Konsep Hingga Manfaatnya

Investasi asing langsung atau Foreign direct investment (FDI) adalah jenis investasi yang berada dalam aset produktif di suatu negara maupun investor dari luar negeri. Investor ini berasal dari seorang individu ataupun profesional. Biasanya, jika perusahaan akan menjadi perusahaan multinasional karena beroperasi lebih dari satu lokasi strategis.

Investasi ini biasanya merupakan sebuah penanaman modal yang dilakukan dalam jangka panjang dari investor asing, di luar negeri, ke perusahaan yang ada di dalam negeri, sehingga umumnya foreign direct investment memang melibatkan dua negara sekaligus.

FDI juga diyakini menjadi sebuah media atau alat dalam sistem ekonomi dunia yang dinamikanya sudah mendunia. Contohnya seperti Joint Venture yang masuk dalam kategori Bentuk Usaha Tetap (BUT). Joint Venture ini menjadi sebuah perusahaan yang dimiliki bersama antara dua negara atau lebih, namun FDI ini tidak termasuk dalam investasi di bursa saham.

Investasi asing ini juga menjadi pendorong integrasi ekonomi internasional karena menciptakan hubungan yang stabil dan tahan lama antar negara. Artinya, investasi asing ini juga menjadi saluran penting untuk transfer teknologi antar negara hingga mempromosikan perdagangan internasional sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi.

Jenis Investasi Asing Langsung

Umumnya, ada empat jenis investasi langsung, yaitu:

  1. Investasi horizontal, melibatkan pembangunan operasi bisnis yang sama di negara asing seperti di negara asalnya. Contohnya seperti perusahaan McDonald's di Indonesia
  2. Investasi vertikal, investasi yang dilakukan berlangsung di tingkat pasokan yang berbeda dengan negara asalnya, bisa di tingkat hulu ataupun hilir. Namun, kegiatannya masih dalam satu rantai pasok dengan operasi di perusahaan asalnya. Contohnya seperti perusahaan manufaktur asal Amerika Serikat yang mengakuisisi saham pemasok suku cadang.
  3. Investasi konglomerat, investasi ini melibatkan banyak bisnis yang terkait dengan perusahaan induk. Investor ini masuk industri yang belum pernah mereka miliki pengalaman sebelumnya. Biasanya investasi ini bentuknya usaha patungan dengan perusahaan asing yang sudah beroperasi. Namun, strategi investasi konglomerat ini risikonya lebih besar dibandingkan dengan investasi jenis horizontal atau vertikal.
  4. Investasi platform, investasi yang biasanya terjadi di lokasi dengan biaya rendah di dalam area perdagangan bebas. Biasanya perusahaan berekspansi ke negara asing dengan output operasi asing yang diekspor ke negara ketiga.

Seperti Apa Metode Investasi Asing Langsung?

Investor asing biasanya melakukan investasinya di luar negeri dengan mengambil beberapa metode seperti:

  • Membentuk sebuah usaha patungan dengan perusahaan asing
  • Mengakuisisi saham di perusahaan asing
  • Mengakuisisi saham di perusahaan asosiasi
  • Membentuk anak perusahaan di negara asing

Lalu, metode investasi ini juga bisa diambil dalam dua bentuk lagi, yaitu Investasi greenfield dan Investasi brownfield.

Investasi greenfield yaitu kondisi saat sebuah investor mendirikan entitas baru di awal atau dalam artian investor membangun sejak awal segala hal yang diperlukan untuk menjalankan bisnis, mulai dari sumber daya manusia, infrastruktur, layanan, dan yang lainnya.

Sedangkan, investasi brownfield ini memanfaatkan bisnis atau fasilitas yang telah ada sebelumnya, contohnya mengakuisisi perusahaan.

Bagaimana Cara Sebuah Negara Menarik Investasi Asing Langsung?

Negara yang mengandalkan arus investasi asing langsung dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, biasanya akan melakukan beberapa cara ini, yaitu:

  • Memberikan fasilitas nonpajak berupa pinjaman lunak atau subsidi
  • Menawarkan pajak perusahaan yang tergolong rendah
  • Membuat pasar tenaga kerja fleksibel dan meningkatkatkan keterampilan pekerja
  • Membuat Zona Ekonomi khusus
  • Investasi infrastruktur kritis seperti pelabuhan, telekomunikasi, jalan, dan rel

Hal ini biasanya dilakukan di beberapa negara saja, sebagian lainnya memandang investasi asing ini akan memperketat peraturan dan membatasi investasi langsung. Ada rasa khawatir mengenai keamanan nasional dan kepemilikan asing atas sumber daya alam negeri tersebut.

Keuntungan dan Kerugian Investasi Asing Langsung

Investasi asing ini menawarkan keuntungan seperti:

  • Diversifikasi pasar, investor mengeksploitasi pasar baru dan memperluas pasar ke luar negeri
  • Insentif pajak, pemerintah akan memberikan sejumlah insentif dengan pajak yang bertujuan menarik modal asing dengan membayar lebih rendah dibandingkan dengan negara asalnya.
  • SDM dan bahan baku yang lebih murah, investor asing dapat mengeksploitasi biaya tenaga kerja dan bahan baku yang relatif murah untuk mendukung profitabilitas, biasanya hal ini terjadi di negara-negara berkembang.

Di samping keuntungan, ada sebuah kerugian di dalamnya, yaitu:

  • Penutupan bisnis lokal, masuknya perusahaan besar asing bisa memperbesar peluang bangkrutnya bisnis lokal lantaran daya saing yang terbatas
  • Ketimpangan, adanya manfaat besar untuk investasi asing sedangkan tidak mengalir adil pada masyarakat setempat
  • Repatriasi keuntungan, yaitu ketika perusahaan asing berpeluang tidak akan menginvestasikan lagi keuntungannya di negara tuan rumah, melainkan di negara asalnya, sehingga hal ini membuat arus penanaman modal asing keluar menjadi lebih besar bagi negara tuan rumah

Manfaat Investasi Asing Langsung bagi Negara Tuan Rumah

Investasi asing langsung di negara tuan rumah, memberikan banyak manfaat di samping keuntungan dan kekurangannya, seperti mendorongnya pertumbuhan ekonomi yang menjadi komponen produk domestik bruto atau PDB, sehingga jika investasi semakin besar tentu saja PDB akan ikut semakin besar pula.

Selain itu, itu ada pengembangan modal manusia yang memungkinkan para pekerja lokal ditingkatkan kemampuan atau kualitasnya. Ditambah, adanya investasi asing langsung ini membuka peningkatan lapangan pekerjaan baru untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada.

Selain itu, adanya transfer teknologi dan pengetahuan dapat membantu sebuah negara untuk mengurangi ketergantungan terhadap produk primer hingga menumbuhkan kapasitas ekspor yang lebih strategis, dengan beberapa sektor terkait dan meningkatkan persaingan di pasar lokal yang lebih ketat dan bervariasi untuk memancing inovasi.

Demikian informasi mengenai konsep, jenis, metode, keuntungan dan kekurangan, hingga manfaat investasi asing. Semoga informasi ini dapat bermanfaat ya!