Mulai Bisnis Online di Tahun 2021? Wajib Tahu 7 Tantangan Ini!

Mulai bisnis apa pun pada dasarnya harus dibarengi dengan persiapan dan strategi matang sebelumnya, apalagi jika ingin memulai bisnis online. Zaman serba canggih seperti saat ini, bisnis online memang sudah tidak asing lagi dan paling digandrungi oleh masyarakat. 

Belum lagi di tengah pandemi yang memaksa semua hal harus dilakukan serbadigital, termasuk dalam transaksi jual beli. Maka, bisnis online menjadi pilihan yang tepat bagi siapa pun yang ingin merintis bisnis.

Bisnis online dianggap lebih mudah karena dinilai tidak perlu mengeluarkan modal yang besar untuk membuka toko atau menggaji karyawan, sehingga lebih praktis. Namun, entah itu bisnis online maupun konvensional tidak terlepas dari risiko dan hambatan yang akan dihadapi.

Tantangan umum akan terjadi saat mulai membuka usaha, apalagi di fase awal baru memulai bisnis. Maka, dibutuhkan tekad, keinginan, dan kegigihan yang kuat saat menjalankannya. Harus ada strategi yang membuat usaha kamu berbeda dengan bisnis orang lain.

Nah, sebelum memulai bisnis online, ketahui dulu jenis-jenis hambatan yang akan dihadapi untuk berjaga-jaga dan lebih waspada. Berikut tantangan dan hambatan bisnis online yang mungkin kamu temui dan perlu diwaspadai.

Tantangan Mulai Bisnis Online di Era Kekinian

1.Bisnis Tidak Tepat Sasaran

Tantangan bisnis online pertama yaitu bisnis yang tidak tepat sasaran. Hal ini sering terjadi pada perintis usaha yang masih belum paham tentang dunianya. Misalnya, kamu memulai bisnis online baju anak yang lucu-lucu, namun kamu mempromosikannya pada konsumen yang single atau belum punya anak.

Memang, bisa saja mereka membelinya untuk saudara atau keponakannya, tapi tentu saja kemungkinannya sangat kecil dan bukan sasaran yang tepat. Daripada nantinya membuang waktu, tenaga, dan dana untuk hasil yang tidak efektif, lebih baik kamu melakukan riset terlebih dahulu untuk mengetahui target pasar produk yang sedang kamu lakoni.

2.Mengatur Keuangan

Saat menjalankan bisnis online, mungkin sebagian orang akan merasa sangat mudah menjalankan. Akan tetapi, berbeda saat kamu mulai mengatur keuangan bisnis online. Mengatur keuangan diperlukan untuk memutar modal agar pembelian stok barang berjalan dengan lancar.

Mengurus pembelian stok barang dan menjualnya lagi bukan hal yang sepele, sebab hal ini bisa menjadi bumerang tersendiri untuk bisnis kamu. Jangan sampai banyak stok kosong dan malah menutup sementara bisnis online kamu karena tidak adanya dana yang bisa digunakan untuk menyetok barang. Perhatikan dengan jeli manajemen keuangan bisnis online kamu.

3.Teknologi Bisnis Online

Bisnis online sangat erat kaitannya dengan teknologi, apalagi teknologi akan selalu berkembang. Perkembangan ini tentu saja harus kamu ikuti seiring membangun bisnis online, caranya bisa dengan mengikuti tren teknologi yang sedang hype saat ini.

Untuk memulai bisnis online, kamu bisa menggunakan beberapa teknologi dan platform yang tersedia, seperti media sosial, website, e-commerce/marketplace, dan yang lainnya. Pemilik bisnis online dituntut untuk lihai memasarkan produknya lebih dari satu tempat. Maka, tantangannya kamu harus terus mempelajari hal baru tentang perkembangan teknologi yang ada. Tidak boleh gaptek atau buta teknologi!

4.Kompetitor yang Menjamur

Bisnis online terkenal dengan kemudahannya, maka jangan heran jika banyak pula orang yang tertarik untuk terjun dalam bisnis online ini. Artinya, dengan banyaknya kompetitor, kamu harus bertindak kreatif dan unik agar bisnis yang sedang digeluti terlihat ‘menarik’ dari bisnis yang lainnya.

Tak masalah membuka bisnis online dengan produk yang sudah banyak di pasaran, asalkan kamu punya inovasi terbaru yang tidak pernah ada sebelumnya. Hal ini sangat berguna untuk menarik perhatian konsumen karena bisnis kamu terlihat berbeda dari yang lainnya.

Namun, kompetitor tidak selalu berperan sebagai rival bisnis, kamu juga bisa belajar banyak dari kompetitor yang sudah besar dan terjun duluan sebelum bisnis kamu. Banyak-banyaklah melakukan riset dan lainnya.

5.Kurang Strategi Digital Marketing

Bisnis online sangat erat dengan strategi digital marketing, sebab strategi yang dilakukan bukan lagi face to face atau door to door, melainkan lebih menggunakan teknologi digital dalam pemasarannya yang jauh lebih kompleks dan luas.

Beberapa pelaku bisnis online biasanya kurang gencar melakukan strategi digital marketing, bahkan nggak tahu bagaimana caranya. Padahal ada banyak beberapa strategi yang mengharuskan pemilik bisnis online membuka mata dengan tools atau software digital marketing seperti Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Social Media Marketing (SMM), affiliate marketing, dan yang lainnya.

Digital marketing punya peran penting terhadap keuntungan bisnis online atau pemasukan di masa depan. Menggunakan digital marketing membuat pemilik bisnis tidak perlu lagi repot menawarkan bisnisnya secara manual di internet, melainkan pembeli akan datang sendiri melihat-lihat bisnis yang kamu tawarkan melalui tool atau software digital marketing yang sangat canggih.

6.Meyakinkan Konsumen

Konsumen punya perilaku dan berbagai karakter yang berbeda, ada yang banyak bertanya, banyak maunya, jail, dan lain sebagainya. Tak jarang juga konsumen sering membuat bingung, tapi kamu harus tetap memberikan pelayanan yang baik agar reputasi bisnis online baik dan terjaga.

Mau tidak mau, pemilik bisnis online harus pintar meyakinkan konsumen terhadap produk yang mereka jual. Caranya bisa dengan strategi marketing yang terukur, mulai dari bagaimana cara terbaik untuk menjawab kegelisahan konsumen, ketakutan konsumen, hingga memberikan apa yang dibutuhkan oleh konsumen.

Mulailah dari keaslian produk dan kualitasnya, kamu bisa tampil meyakinkan dengan sertifikat, testimoni pembeli sebelumnya, dan yang lainnya. Kejujuran sangat penting dalam hal ini agar konsumen mau Kembali lagi membeli produk. Selain itu, agar para konsumen merasa nyaman walaupun tidak bertemu secara langsung.

7.Tindak Kejahatan

Penipuan di internet bukan hal yang aneh lagi terjadi di dunia bisnis online. Bahkan, sejak pertama maraknya bisnis online di Indonesia pada tahun 2008, penipuan dan berbagai tindak kejahatan sudah marak terjadi. Hal ini membuat banyak bisnis online penipuan yang membuat konsumen bingung dan ragu untuk membeli suatu produk.

Tindak kejahatan dalam dunia bisnis online bisa terjadi pada pemilik bisnis maupun konsumen. Misalnya, ketika barang sampai konsumen, ia memberikan ulasan negatif karena hal kecil atau masalah yang sebenarnya bisa diperbaiki, setelah barang disepakati untuk di retur, konsumen tidak mengembalikan barang, malah memberikan ulasan yang bisa menurunkan reputasi.

Bukan hanya itu, banyak pihak lain seperti hacker yang mengincar bisnis online kamu. Umumnya hacker memang mengincar bisnis online yang sudah banyak pengikutnya, bukan bisnis kecil dengan pengikut yang masih sedikit. Alih-alih mengambil akun tersebut, hacker bisa saja mengancam pemilik bisnis untuk mengambil keuntungan dari lemahnya keamanan sistem, atau menyalahgunakan data pelanggan yang berhasil diambilnya untuk dijual.

Itu dia tantangan dan hambatan yang mungkin akan kamu temukan saat mulai bisnis online, terutama di tahun 2021 nanti. 

Mengetahui dan mempersiapkannya lebih awal adalah langkah yang baik untuk rencana yang lebih terukur dan terarah. Membangun bisnis memang tidak mudah, tapi jika dilakukan dengan tepat hal-hal yang menyulitkan ke depannya pasti akan teratasi dengan baik.