Investasi Emas: Ketahui Fakta dan Waktu yang Tepat untuk Membelinya

Investasi emas dinilai sebagai ‘safe haven’ yang nilainya tidak akan mengalami efek signifikan saat ekonomi sedang mengalami gejolak. Nilai emas juga punya kecenderungan untuk meningkat dalam jangka panjang dan bisa memberikan tingkat pengembalian yang menguntungkan.

Tak heran jika instrumen investasi emas menjadi primadona bagi banyak orang, mulai dari generasi orang tua hingga para millenials. Bahkan, logam mulia ini menjadi salah satu investasi paling tua di dunia yang instrumennya tetap terkenal menjanjikan.

Akan tetapi, meskipun investasi emas terbilang aman, benarkah investasi emas memang menguntungkan, apalagi di tengah-tengah keadaan emas yang fluktuatif seperti yang terjadi belakangan ini? 

Langsung saja, simak fakta-faktanya di bawah ini.

Harga Emas Tidak Stabil

Berdasarkan situs goldsiverworld, pergerakan emas dalam 100 tahun terakhir terlihat sangat flat. Beberapa kali memang melonjak tajam, tapi kemudian harga emas turun secara signifikan. Bahkan beberapa grafik lainnya pada tahun 2014 hingga 2019 tak melulu menunjukan kenaikan.

Artinya emas di Indonesia ini harganya tidak selalu naik dan menguntungkan, malah cenderung stagnan. Selain itu, emas di Indonesia umumnya mengikuti harga emas dunia yang diperdagangkan dalam dollar AS, sehingga akan berfluktuasi sesuai kondisi dan membuat nilainya tidak bisa diprediksi. Ada beberapa faktor yang mempengaruhinya. Apa saja? 

Simak poin berikutnya ya.

Kenaikan Harga Emas Dipengaruhi Beberapa Faktor

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, harga emas dipengaruhi karena ada beberapa faktor, yaitu:

  • Supply and demand, semakin tingginya minat masyarakat maka akan semakin mahal pula harganya. Ini sebenarnya berlaku pada komoditi apa pun sih, termasuk emas.
  • Perubahan kurs, harga emas mengikuti dolar AS, sehingga ketika mata uang AS naik, maka harga emas otomatis akan naik dan menjadi mahal. Hal ini lantas mengakibatkan terjadi aksi jual yang membuat harga emas turun.
  • Terjadi fluktuasi suku bunga, artinya saat suku bunga simpanan naik maka akan ada banyak investor yang melepas emasnya dan memilih untuk menyimpan uang dengan harapan mendapatkan keuntungan lebih dari bunga yang lebih tinggi. Tentu hal ini yang membuat harga emas menjadi turun, begitu pun sebaliknya.
  • Isu global dan kondisi tertentu, misalnya saat dunia sedang terjadi wabah atau COVID-19 seperti saat ini, harga emas ikut berpengaruh. Apalagi ditambah ancaman resesi ekonomi yang membuat investor mencari perlindungan dari emas yang dinilai mampu melindungi nilai aset dari tergerusnya nilai uang kertas hingga keadaan sedikit membaik kembali.

Emas Sebenarnya Bukan Instrumen untuk Dana Darurat yang Tepat

Yes, actually emas bukan merupakan instrumen yang tepat sebagai dana darurat. Ketika kamu membeli emas, dan kemudian karena satu dua kondisi darurat tertentu kamu harus menjualnya dalam waktu singkat, apalagi ketika harganya sedang anjlok, maka bukannya untung tapi jelas malah merugikan.

Jadi, gimana dong? Ya, emas memang investasi yang bagus, tetapi seharusnya dimanfaatkan sebagai investasi jangka panjang.

Dana darurat akan dibutuhkan secara mendadak ketika terjadi keadaan darurat yang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi. Sedangkan, nilai emas kurang stabil, karenanya kurang cocok.

Seperti yang sekarang terjadi. Apa kabar kamu yang kemarin ikut-ikutan beli emas ketika harganya satu juta rupiah? Sekarang--saat artikel ini ditulis--setelah harga emas kembali turun ke angka Rp950.000-an, tentunya kamu harus menunggu agak lebih lama jika ingin menjualnya kembali demi keuntungan kan?

Nilai Investasi Emas Batangan dan Perhiasan Berbeda

Walau sama-sama emas, tapi keduanya punya karakteristik berbeda antara bentuk batangan dan perhiasan. Jika kamu ingin keuntungan yang signifikan, sebaiknya jangan menggantungkan pada investasi emas perhiasan.

Sebab, investasi dalam bentuk perhiasan seringnya tidak memberikan keuntungan yang besar karena bukan 100% emas, belum lagi ada ongkos pembuatan. Maka, saat kamu akan menjual perhiasan emas tersebut, nominalnya hanya kadar dan berat perhiasannya saja yang dihitung. Belum lagi ditambah potongan harga buyback yang selisihnya lumayan besar. Jadi, bukannya untung, malah rugi saat membeli emas.

Kenali Risiko Emas

Meski dinilai sebagai investasi yang terbilang aman, emas tidak terlepas dari risiko. Ada beberapa risiko yang harus dihadapi, seperti dibutuhkan ruang penyimpanan khusus untuk menyimpan emasnya, ada risiko kehilangan jika tidak menyimpannya dengan bijak, hingga risiko pencurian yang tinggi. 

Maka, dibutuhkan pertimbangan yang matang terlebih dahulu jika ingin mulai berinvestasi emas dengan mengetahui risikonya di awal.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Membeli Emas?

Berdasarkan fakta-fakta yang telah diuraikan di atas, kamu tentu saja bisa mulai mengetahui kapan waktu yang tepat untuk membeli emas. Emas memang tidak selalu memberikan keuntungan, tapi kamu bisa memakai strategi membeli emas ketika harganya turun dan menjualnya di momen-momen tertentu yang diinvestasikan untuk jangka panjang agar untung.

Cara paling mudah yaitu dengan terus memantau pergerakan nilai tukar US dollar pada rupiah. Saat rupiah melemah, harga emas bisa hampir dipastikan naik. So, jangan membelinya. Sebaliknya, ketika rupiah menguat, maka harga emas turun. Nah, saat inilah waktu yang tepat untuk membeli emas.

Memang harga emas tergolong tidak stabil, tapi masih bisa diprediksi. Ada periode saat harga emas cenderung rendah hingga tinggi karena beberapa faktor yang memengaruhi kenaikan dan penurunannya seperti yang telah dijelaskan di atas. 

Selain itu, biasanya sekitar bulan April hingga pertengahan Juni, permintaan emas dari investor akan meningkat. Sementara di bulan November hingga Desember--karena momen akhir tahun--biasanya jadi bukan waktu yang terbaik membeli emas karena harganya cenderung sedang tinggi di bulan tersebut. Namun, perkiraan ini belum tentu sama setiap tahunnya, kamu tetap harus memantau perkembangan emas melalui situs kredibel.

Nah, itulah uraian mengenai fakta-fakta investasi emas dan kapan waktu yang tepat untuk membeli emas. Investasi emas memang aman, tapi tidak selalu menguntungkan karena ada beberapa faktor dan moment-moment tertentu yang mempengaruhi nilainya.

Jadi, untung atau tidaknya berinvestasi emas tergantung dari strategi yang dilakukan oleh setiap orangnya. Emas memang bisa memberikan keuntungan, tapi tentu saja bisa juga memberikan kerugian.